Ingin Punya GOR Ala Stadion Pakansari, Depok Minta Restu Jabar
Metro, Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad mengajukan pembangunan gelanggang olahraga berstandar nasional. "Kami sudah mengajukan untuk pembangunan gelanggang olahraga (GOR) ke provinsi pada Musrembang (Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan) virtual Senin kemarin," kata Idris, Kamis, 13 April 2017.
Idris menuturkan Depok belum mempunyai gelagang maupun stadion olahraga dengan standar nasional. Untuk itu, kata Idris, pemerintah Depok mencoba mengajukan pembangunan GOR, yang mempunyai fasilitas lengkap ke Pemprov Jawa Barat.
Baca: AFI Berambisi Dirikan GOR Futsal Sekaligus Training Center
Sejauh ini, kata Idris, pembangunan GOR yang dilengkapi berbagai fasilitas publik memang sulit terealisasi. Soalnya, lahan di Depok, sangat minim. "Kendalanya Depok sulit mencari lahan," kata Idris.
Idris menuturkan Depok sangat ingin mempunyai lapangan sepak bola yang besar sekelas Stadion Pakansari di Bogor. Namun, kalau melihat luas lahan yang dibutuhkan sulit untuk membangun Stadion sekelas Pakansari.
Baca: Djarum Bangun GOR Bulutangkis Mewah
Untuk membangun stadion dengan standar nasional maupun internasional dibutuhkan sedikitnya lahan 13-15 hektar. Lahan seluas itu, kata Idris, sulit dicari di Depok. "Pakansari saja luasnya hanya 11 hektar," kata Idris.
Namun, pihaknya akan tetap berusaha menyediakan gelanggang olahraga yang ideal untuk warga Depok. Adapun lahan di Depok, yang masih cukup luas berada di kawasan Karaba di Kecamatan Tapos, dan lahan milik RRI di Kecamatan Sukmajaya. "Hanya di dua itu, yang masih tersedia lahan cukup luas di Depok," kata Idris. "Setidaknya Depok sudah bisa memulai tahapan pembangunanya dalam lima tahun kedepan."
Lebih jauh Idris menuturkan pemerintahan yang dipimpinnya akan fokus pada masalah infrastruktur, terutama penanganan banjir dan kemacetan di Depok. Selain itu, Depok juga meminta provinsi segera membangun tiga SMA dan dua SMK negeri yang belum mempunyai gedung sendiri. "Sekarang SMA dan SMK pengelolaan dan kewenangannya ada di negeri. Total masih ada lima sekolah tingkat SMA/SMK di Depok, yang menumpang di sekolah lain."
IMAM HAMDI
Komentar
Posting Komentar