Langsung ke konten utama

Alasan Polisi Tak Menunda Pengusutan Kasus Tanah Sandiaga Uno

Metro, Jakarta - Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya tetap mengusut kasus penggelapan tanah yang menyeret Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Dini hari tadi, polisi menjemput paksa rekan bisnis Sandiaga, Andreas Tjahjadi terkait kasus tersebut.

Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penjemputan paksa Andreas Tjahjadi karena dia sudah dua kali mangkir dari panggilan polisi. Sehingga dalam prosedur, polisi berhak menjemput yang bersangkutan meski statusnya masih saksi.

Baca: Kasus Tanah, Sandiaga Diperiksa Polda Metro Jaya Siang Ini

"Yang bersangkutan itu tidak datang dua kali panggilan polisi jadi kami jemput," kata Argo di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Kamis, 13 April 2017.

Ditanya soal pemeriksaan lanjutan Sandiaga, Argo mengaku hal itu tergantung dengan keperluan penyidik. Jika memang diperlukan keterangan tambahan dari Sandiaga, kata Argo, penyidik pasti akan memanggil Calon Wakil Gubernur pasangan Anies Baswedan itu."Itu nanti penyidik yang mempertimbangkan, kita tunggu saja," katanya.

Ditanya soal kemungkinan penundaan pemeriksaan sampai masa pilkada selesai, Argo mengatakan hal itu menjadi bagian pertimbangan penyidik. Kendati demikian, menurut Argo, pemeriksaan terhadap saksi-saksi akan tetap berjalan. "Pertimbangan penyidik nanti kapan dipanggilnya. Kapan diperiksanya," ujarnya.

Baca: Sidang Ahok Ditunda, Polisi Hentikan Kasus Anies-Sandi

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memohon pada pengadilan untuk menunda proses sidang dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hingga masa pilkada selesai. Alasannya, untuk tetap menjaga situasi pilkada tetap aman dan kondusif.

Dalam surat itu juga disebutkan bahwa polisi akan menunda pemeriksaan kasus yang menjerat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

INGE KLARA SAFITRI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dipandu Ira Koesno, Begini Debat Ahok dan Anies Soal Reklamasi

Aceh Sambut Moch Fahruddin, Pangdam Iskandar Muda yang Baru

Novel Baswedan Berobat ke Singapura, Rumahnya Dijaga Ketat